+62 xxxx xxxx xxx

Mengenal Bahan-bahan Lokal melalui Resep Turunan di Desa Cikoneng

Salam hangat, penjelajah kuliner! Bersama kita akan bertualang ke Desa Cikoneng untuk mengulik rahasia resep-resep yang telah diturunkan dari generasi ke generasi.
**

mostbet pinup pin up mostbet az pin up pinup pinup pinup pinup

Pendahuluan

**

Di Desa Cikoneng yang asri, warisan kuliner turun-temurun bukan hanya sekadar sajian lezat, tetapi juga jendela untuk menyusuri kekayaan bahan-bahan lokal yang unik dan langka. Resep-resep kuno ini menjadi penuntun kita dalam menjelajahi khazanah alam desa yang tersembunyi, memperluas pengetahuan kita tentang pangan, dan memperkuat ikatan kita dengan tanah tempat kita berpijak.

**

Menyingkap Rahasia Bahan Lokal

**

Dalam setiap gigitan hidangan tradisional Desa Cikoneng, tersimpan kisah tentang bahan-bahan lokal yang selama ini terlupakan. Misalnya, “Godog Biang” yang menggugah selera, di mana biang atau jantung pisang menjadi bahan utamanya. Ada pula “Sambel Hejo” yang pedas mengigit, berkat sentuhan dedaunan ulam yang kaya antioksidan.

**

Resep sebagai Pengetahuan Kolektif

**

Resep-resep turun-temurun bukan sekadar kumpulan instruksi memasak, melainkan kompendium pengetahuan yang diturunkan dari generasi ke generasi. Di Desa Cikoneng, para ibu dan nenek dengan senang hati berbagi resep rahasia mereka, meneruskan warisan kuliner yang telah dijaga selama berabad-abad.

**

Menjaga Kelestarian Bahan Lokal

**

Dengan menghidupkan kembali resep-resep tradisional, kita juga turut melestarikan bahan-bahan lokal yang digunakan. Ketika bahan-bahan ini kembali dibudidayakan, kita tidak hanya menjamin keragaman pangan, tetapi juga melindungi ekosistem desa yang berharga.

**

Pemanfaatan Bahan Lokal untuk Kesejahteraan

**

Bahan-bahan lokal Desa Cikoneng berpotensi besar memberikan manfaat bagi kesejahteraan warganya. Misalnya, dedaunan ulam yang kaya nutrisi dapat diolah menjadi suplemen kesehatan. Demikian pula dengan jantung pisang, yang terbukti memiliki kandungan antioksidan tinggi. Dengan mengoptimalkan pemanfaatan bahan-bahan lokal, kita dapat meningkatkan kesehatan dan perekonomian warga.

Mengenal Bahan-bahan Lokal melalui Resep Turunan di Desa Cikoneng

Mengenal Bahan-bahan Lokal melalui Resep Turunan di Desa Cikoneng
Source www.borneonews.co.id

Sebagai Administrator Desa Cikoneng, saya amat bangga dapat memperkenalkan kekayaan kuliner desa kami yang tertuang dalam resep-resep turun-temurun. Resep-resep ini menggabungkan bahan-bahan lokal yang eksotis, menawarkan rasa dan manfaat yang tak biasa.

Bahan Lokal yang Eksotis

Tak banyak yang tahu bahwa desa kami, Cikoneng, menyimpan harta karun kuliner berupa bahan-bahan lokal yang eksotis. Sebut saja bunga kecombrang yang memiliki aroma khas dan rasa sedikit asam, serta daun kelor yang kaya akan manfaat kesehatan. Kedua bahan ini hanya sebagian kecil dari kekayaan bahan lokal yang akan kita bahas lebih dalam berikut ini.

Bunga Kecombrang: Aroma Khas dan Rasa Asam yang Menyegarkan

Bunga kecombrang, dengan mahkota merah muda yang cantik, bukan hanya indah dipandang, tetapi juga menyimpan rasa asam yang segar. Bunga ini sering digunakan sebagai penambah aroma dan rasa pada berbagai masakan, seperti tumis, urap, dan sambal. Selain itu, kecombrang juga dipercaya memiliki khasiat kesehatan, seperti melancarkan pencernaan dan meningkatkan nafsu makan.

Daun Kelor: Superfood Berkhasiat Berlimpah

Daun kelor, dengan bentuknya yang memanjang dan warna hijau tua, telah dikenal luas sebagai superfood. Daun ini kaya akan nutrisi seperti vitamin A, C, dan kalsium, serta antioksidan yang tinggi. Daun kelor dapat diolah menjadi berbagai hidangan, seperti tumis, sup, dan dijadikan teh. Tak hanya nikmat, daun kelor juga bermanfaat untuk kesehatan jantung, pencernaan, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Bambu Muda: Renyah dan Serbaguna

Bambu muda, dengan teksturnya yang renyah dan rasanya yang agak manis, menjadi bahan lokal yang banyak digunakan dalam masakan Cikoneng. Bambu muda dapat diolah menjadi berbagai hidangan, seperti oseng-oseng, tumis, dan bahkan dijadikan acar. Selain sebagai bahan pangan, bambu muda juga dimanfaatkan untuk membuat kerajinan tangan yang unik.

Pete: Aromanya Khas, Rasanya Kontroversial

Pete, buah yang memiliki aroma khas dan rasa unik, menjadi bahan lokal yang kontroversial. Ada yang menyukainya karena rasanya yang gurih, ada pula yang menghindarinya karena aromanya yang menyengat. Pete dapat diolah menjadi berbagai masakan, seperti tumis, sambal, dan sebagai pelengkap lalapan. Meskipun aromanya kuat, pete memiliki kandungan protein dan antioksidan yang tinggi.

Jantung Pisang: Teksturnya Unik, Rasanya Gurih

Jantung pisang, bagian dalam dari pohon pisang yang belum berkembang menjadi buah, memiliki tekstur yang unik dan rasa gurih yang khas. Jantung pisang sering digunakan dalam masakan Cikoneng, seperti tumis, urap, dan dijadikan campuran salad. Selain nikmat, jantung pisang juga kaya akan serat dan vitamin C.

Mengenal Bahan-bahan Lokal melalui Resep Turunan di Desa Cikoneng

Mengenal Bahan-bahan Lokal melalui Resep Turunan di Desa Cikoneng
Source www.borneonews.co.id

Sebagai Admin Desa Cikoneng, saya sangat senang mempersembahkan artikel tentang “Mengenal Bahan-bahan Lokal melalui Resep Turunan di Desa Cikoneng.” Desa kita kaya akan warisan kuliner yang menggiurkan, dan kami ingin berbagi pengetahuan ini dengan Anda semua.

Melestarikan tradisi kuliner dan bahan-bahan lokal menjadi hal yang sangat penting di Desa Cikoneng. Melalui resep-resep yang diwariskan turun-temurun, warga Cikoneng telah berhasil menjaga cita rasa otentik dan memperkenalkan keunikan bahan-bahan lokal.

Resep Turunan yang Menarik

Salah satu resep turunan yang paling terkenal di Cikoneng adalah karedok leunca. Hidangan ini terbuat dari leunca, sayuran yang mirip dengan kembang kol, dicampur dengan sayuran lain seperti kacang panjang, mentimun, dan taoge.

Resep lain yang patut dicoba adalah botok kecombrang. Ini adalah hidangan yang terdiri dari ikan atau daging yang dibungkus dengan daun kecombrang dan dikukus. Daun kecombrang memiliki aroma yang khas dan menambahkan rasa yang unik pada botok.

Kedua resep ini tidak hanya lezat, tetapi juga menjadi wadah pelestarian bahan-bahan lokal. Leunca dan kecombrang adalah bahan-bahan khas yang berlimpah di Cikoneng, dan resep-resep ini menjadi cara yang bagus untuk menyoroti kekayaan kuliner desa kita.

Jadi, mari jelajahi lebih dalam resep-resep turunan yang menarik ini dan pelajari tentang bahan-bahan lokal yang luar biasa yang membuat Desa Cikoneng menjadi istimewa.

Pengalaman Wisata Kuliner

Mengenal Bahan-bahan Lokal melalui Resep Turunan di Desa Cikoneng
Source www.borneonews.co.id

Bagi Anda yang melancong ke Desa Cikoneng, tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi sajian kuliner khasnya. Desa ini menyimpan harta karun resep turunan yang menjadi cerminan kekayaan kuliner Indonesia. Melalui cita rasa autentik yang ditawarkan, wisatawan diajak untuk mengenal bahan-bahan lokal dan mengapresiasi keragaman gastronomi negeri kita tercinta.

Setiap hidangan yang disajikan di Cikoneng mengandung kisah dan tradisi turun-temurun. Resep-resepnya diwariskan dari generasi ke generasi, menjaga cita rasa autentik yang telah teruji waktu. Bagi warga desa, kuliner tidak sekadar urusan perut, melainkan cerminan dari identitas dan ikatan komunitas.

Jadi, tunggu apa lagi? Mari kita jelajahi lebih jauh pengalaman wisata kuliner yang menggugah selera di Desa Cikoneng. Rasakan kekayaan kuliner Indonesia melalui setiap gigitan hidangan lokal yang menggugah selera, dan biarkan cita rasanya membawa Anda pada petualangan budaya yang tak terlupakan.

Untuk Anda yang ingin mengabadikan momen kuliner Anda di Cikoneng, jangan lupa bagikan pengalaman Anda di media sosial dan gunakan tagar #WisataKulinerCikoneng. Mari kita sebarkan ke seluruh dunia tentang pesona kuliner desa kami yang luar biasa!

Dampak Sosial dan Budaya

Sebagai Admin Desa Cikoneng, saya turut bangga menyaksikan peran resep turun-temurun dalam mempererat hubungan warga. Melalui makanan, kita tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menghidupkan kembali tradisi yang telah diwariskan selama bertahun-tahun. Resep-resep ini menjadi benang merah yang menjalin ikatan antargenerasi, menyatukan yang tua dan yang muda dalam pengalaman kuliner yang bermakna.

Pemeliharaan resep-resep lokal juga berkontribusi pada kelestarian warisan budaya kita. Mereka adalah kesaksian yang hidup dari kearifan leluhur kita, teknik memasak yang cermat, dan sumber daya alam yang melimpah di sekitar kita. Menjaga resep-resep ini tetap hidup berarti kita melestarikan identitas kita sebagai sebuah desa dan menghargai kekayaan tradisional kita.

Sekadar membayangkan kekayaan rasa dan aroma yang tersembunyi di balik resep-resep turun-temurun ini membuat kita tergiur. Setiap hidangan adalah sebuah mahakarya, sebuah ungkapan kreativitas kuliner yang mengundang kita untuk merasakan semangat masa lalu. Jadi, mari kita bersama-sama menelusuri resep-resep berharga ini, menghargai warisan kita, dan menjalin ikatan yang lebih kuat sebagai sebuah komunitas.

Sobat Cikoneng yang baik,

Mari kita sebarkan keunikan Desa Cikoneng ke seluruh dunia! 💀️

Bagikanlah artikel-artikel inspiratif dari website resmi kami (www.cikoneng-ciamis.desa.id) dengan bangga. Biarkan cerita-cerita tentang pesona, budaya, dan prestasi desa kita menyentuh hati masyarakat luas.

Jangan lupa juga untuk jelajahi artikel-artikel lain yang tak kalah menarik. Dari kisah para tokoh inspiratif hingga informasi penting seputar desa kita, ada banyak hal yang bisa menambah wawasan dan memperkuat rasa cinta kita terhadap Cikoneng.

Dengan membagikan dan membaca artikel-artikel ini, kita bukan hanya memperkaya pengetahuan kita, tetapi juga turut mempromosikan desa kita agar semakin dikenal dunia. Mari jadikan Cikoneng desa yang bersinar, bukan hanya di Ciamis, tetapi juga di mata seluruh dunia!

#CikonengGoGlobal #DesaInspirasi #BudayaUnik

Resep Turunan Khas Desa Cikoneng yang Harus Anda Coba

Salam hangat, para pecinta kuliner! Yuk, mari kita jelajahi cita rasa lezat dari Resep Turunan Khas Desa Cikoneng yang akan menggoda lidah Anda.

Pendahuluan


Source www.youtube.com

Sebagai Admin Desa Cikoneng, saya mengajak Anda untuk menyelami dunia resep kuliner yang menggugah selera dari tanah kelahiran kita. Bersiaplah untuk mengeksplorasi cita rasa unik yang telah diwariskan secara turun-temurun, menjadi kekayaan kuliner desa Cikoneng yang patut dibanggakan.

Mulai hari ini, kita akan bertualang bersama mengungkap rahasia di balik kelezatan makanan khas desa kita. Setiap resep akan mengupas proses pembuatan yang detail, bahan-bahan yang mudah ditemukan, dan tips bermanfaat untuk menghasilkan hidangan yang menggoyang lidah.

Jadi, mari kita buka dapur kita lebar-lebar dan bersiap untuk mencicipi warisan kuliner desa Cikoneng yang luar biasa!

Resep Turunan Khas Desa Cikoneng yang Harus Anda Coba

Halo, warga Desa Cikoneng yang terhormat! Perkenalkan, saya Admin Desa Cikoneng, dan kali ini, kita akan menjelajahi resep-resep turun-temurun khas desa kita yang patut dicoba. Bersiaplah untuk memanjakan lidah Anda dengan cita rasa otentik yang telah diwariskan selama bergenerasi!

Resep Nasi Beubeuk

Resep nasi beubeuk akan membawa Anda pada perpaduan harmonis antara nasi dan kuah kaya bumbu yang sarat manfaat rempah-rempah. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat hidangan lezat ini:

  1. Siapkan Bahan:
    • 1 kg beras ketan
    • 500 ml santan
    • 250 ml air
    • 150 gram daging sapi/ayam yang telah dipotong-potong
    • 50 gram tauge
    • 50 gram kacang panjang
    • 50 gram wortel
    • 1 batang serai yang telah dimemarkan
    • 1 lembar daun salam
    • 1 lembar daun jeruk
    • 1 sdt garam
    • ½ sdt merica bubuk
    • 1 sdt gula merah
  2. Memasak Nasi:
    • Cuci beras ketan hingga bersih.
    • Tambahkan santan, air, serai, daun salam, dan daun jeruk ke dalam beras.
    • Aduk rata dan masak hingga airnya habis.
  3. Membuat Kuah:
    • Tumis daging hingga berubah warna.
    • Masukkan sayuran (tauge, kacang panjang, wortel) dan tumis hingga layu.
    • Tambahkan air, garam, merica, dan gula merah.
    • Masak hingga bumbu meresap dan kuah mengental.
  4. Penyajian:
    • Ambil nasi dan bentuk bulat-bulat seperti bola.
    • Tata nasi dalam piring dan siram dengan kuah beubeuk.
    • Nih, hidangan nasi beubeuk siap disantap!

Jadi, tunggu apa lagi? Mari kita lestarikan resep-resep khas Desa Cikoneng dan teruskan warisan kuliner lezat kita ke generasi mendatang. Selamat mencoba dan selamat menikmati!

Resep Turunan Khas Desa Cikoneng yang Harus Anda Coba

Warga Desa Cikoneng yang budiman, pernahkah Anda mencicipi kelezatan kue jalakotek? Kue tradisional ini merupakan salah satu warisan leluhur kita yang harus kita jaga dan lestarikan. Admin Desa Cikoneng ingin mengajak Anda semua untuk belajar membuat kue jalakotek khas desa kita tercinta. Yuk, ikuti resep berikut ini!

Resep Kue Jalakotek

Bahan:

  1. 250 gram tepung terigu
  2. 100 gram gula merah, disisir
  3. 100 gram gula pasir
  4. 1/2 sendok teh garam
  5. 1/4 sendok teh baking powder
  6. 1/4 sendok teh soda kue
  7. 1 butir telur
  8. 100 ml santan kental
  9. 50 ml minyak goreng

Langkah Pembuatan

1. Persiapan Adonan

Pertama-tama, campurkan tepung terigu, gula merah, gula pasir, garam, baking powder, dan soda kue dalam sebuah wadah. Aduk hingga rata.

2. Membuat Adonan

Dalam wadah terpisah, kocok telur, santan kental, dan minyak goreng hingga tercampur rata. Tuang campuran tersebut ke dalam adonan kering sambil diaduk perlahan. Aduk hingga adonan kalis dan tidak lengket di tangan.

3. Membentuk Kue

Ambil sedikit adonan dan bentuk bulat-bulat seukuran kelereng. Pipihkan adonan menggunakan tangan atau alat pembuat kue jalakotek. Beri isian gula merah yang telah disisir. Lipat adonan dan rekatkan pinggirannya dengan rapat.

4. Menggoreng Kue

Panaskan minyak yang cukup banyak dalam wajan. Goreng kue jalakotek hingga berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan kue dari minyak.

5. Penyajian

Sajikan kue jalakotek selagi hangat. Nikmati kelezatannya bersama keluarga atau orang tersayang Anda.

Resep Turunan Khas Desa Cikoneng yang Harus Anda Coba

Halo, para pembaca yang budiman! Sebagai Admin Desa Cikoneng, saya sangat bangga mempersembahkan resep-resep turunan khas desa kita yang wajib kalian coba. Resep-resep ini diwariskan secara turun-temurun dari nenek moyang kita, kaya akan cita rasa autentik yang tidak akan kalian temukan di tempat lain.

Resep Dodol Garut

Siapa yang tak kenal dodol Garut? Dodol khas Jawa Barat ini sangat populer hingga ke mancanegara. Teksturnya yang lembut dan legit, dipadu dengan cita rasa gula aren yang kaya, pasti akan memanjakan lidah kalian. Ingin tahu resepnya? Simak baik-baik!

Bahan-Bahan:

– Gula aren 500 gram
– Gula pasir 250 gram
– Tepung ketan 1 kg
– Santan kental 1 liter
– Garam secukupnya

Cara Membuat:

– Potong gula aren menjadi potongan-potongan kecil.
– Blender gula aren dan santan hingga halus.
– Masukkan gula pasir, garam, dan tepung ketan ke dalam panci.
– Tuang campuran gula aren dan santan ke dalam panci.
– Masak sambil terus diaduk hingga mengental dan berwarna kecoklatan.
– Tuang dodol ke dalam loyang yang telah diolesi minyak.
– Biarkan dingin dan potong sesuai selera.

Tips:

– Gunakan gula aren berkualitas baik untuk mendapatkan cita rasa yang optimal.
– Aduk terus adonan dodol saat dimasak agar tidak gosong.
– Jika dodol terlalu kental, bisa ditambahkan sedikit santan.
– Dodol Garut yang sudah matang dapat disimpan dalam lemari es selama beberapa minggu.

Nikmati Dodol Garut bersama Keluarga

Dodol Garut merupakan penganan yang cocok dinikmati bersama keluarga atau teman. Teksturnya yang empuk dan manisnya yang pas akan membuat siapa pun yang mencicipinya ketagihan. Yuk, ajak keluarga kalian untuk membuat Dodol Garut sendiri dan rasakan sensasi kelezatannya yang tak terlupakan!

Resep Emping Melinjo


Source www.youtube.com

Halo, warga Desa Cikoneng yang budiman! Resep Turunan Khas Desa Cikoneng yang Harus Anda Coba adalah artikel yang akan menemani Anda dalam menjelajah kekayaan kuliner kampung halaman kita tercinta. Dalam artikel ini, kita akan membahas salah satu makanan ringan favorit kita: emping melinjo. Camilan renyah ini tidak hanya nikmat, tetapi juga membawa banyak kenangan masa kecil. Ayo, bersama Admin Desa Cikoneng, kita ulik resep turun-temurun ini dan jadikan hidangan ini sebagai warisan kuliner yang kita banggakan.

Membuat emping melinjo mungkin terlihat sederhana, tetapi ada beberapa teknik penting yang harus kita perhatikan. Ini dia cara membuat emping melinjo yang renyah dan gurih:

1. **Pilih Biji Melinjo Berkualitas**

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah memilih biji melinjo yang berkualitas baik. Biji yang bagus berwarna putih susu, tidak berlubang, dan berukuran sedang. Hindari biji yang sudah menguning atau kecokelatan, karena akan menghasilkan emping yang keras dan pahit.

2. **Rebus Biji Melinjo**

Setelah biji dipilih, rebuslah dalam air mendidih selama sekitar 30 menit atau hingga biji empuk. Selama merebus, tambahkan sedikit garam agar rasa emping lebih gurih. Tiriskan biji dan diamkan hingga agak dingin.

3. **Kupas Kulit Biji Melinjo**

Kupas kulit biji melinjo dengan hati-hati menggunakan pisau kecil atau kuku. Kulit yang menempel akan membuat emping menjadi pahit. Kupas semua biji hingga bersih.

4. **Jemur Biji Melinjo**

Jemur biji melinjo yang sudah dikupas di bawah sinar matahari hingga kering. Proses penjemuran ini memakan waktu beberapa hari, tergantung cuaca. Biji yang kering akan lebih mudah digoreng dan menghasilkan emping yang renyah.

5. **Goreng Biji Melinjo**

Panaskan minyak goreng dalam wajan hingga benar-benar panas. Masukkan biji melinjo kering sedikit demi sedikit ke dalam minyak panas. Goreng hingga biji berubah warna menjadi keemasan dan mengeluarkan suara berderak. Angkat biji dan tiriskan di atas kertas penyerap minyak.

6. **Emping Melinjo Siap Disajikan**

Emping melinjo sudah siap disajikan sebagai camilan atau pelengkap makanan. Rasanya yang renyah dan gurih akan membuat Anda ketagihan. Selamat menikmati!

Resep Bumbu Pecel

Bagi Anda yang belum tahu, Desa Cikoneng menyimpan harta karun kuliner yang patut Anda coba. Salah satunya adalah Bumbu Pecel yang menjadi resep turunan khas desa kami. Perpaduan kacang tanah dan rempah-rempah yang melimpah menyempurnakan kelezatan sayuran rebus. Penasaran dengan resepnya? Yuk, simak ulasannya!

Bahan-bahan:

* 250 gram kacang tanah kupas, disangrai
* 4 siung bawang merah, goreng
* 2 siung bawang putih, goreng
* 3 lembar daun jeruk purut, goreng
* 2 cm kencur, sangrai
* 1 sdt garam
* 50 ml air asam jawa
* Gula merah secukupnya
* Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat:

1. Haluskan kacang tanah yang telah disangrai menggunakan blender.
2. Tumis bawang merah dan bawang putih goreng bersama daun jeruk purut goreng hingga harum.
3. Masukkan kacang tanah yang telah dihaluskan, kencur sangrai, garam, air asam jawa, dan gula merah.
4. Aduk rata dan masak hingga bumbu mengental dan berminyak.
5. Angkat dan sajikan Bumbu Pecel sebagai pelengkap sayuran rebus favorit Anda.

Catatan:

* Untuk rasa yang lebih pedas, Anda dapat menambahkan cabai rawit sesuai selera.
* Apabila Anda tidak memiliki air asam jawa, Anda dapat menggantinya dengan air jeruk nipis atau cuka.
* Gula merah dapat disesuaikan sesuai dengan tingkat kemanisan yang Anda inginkan.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sahabat-sahabatku yang budiman,

Saya harap semuanya dalam keadaan sehat wal afiat. Saya ingin berbagi informasi penting dengan kalian semua.

Saat ini, Desa Cikoneng memiliki sebuah website resmi yang berisi berbagai informasi penting dan menarik tentang desa kita tercinta. Alamat website-nya adalah www.cikoneng-ciamis.desa.id.

Di website ini, kalian bisa menemukan berbagai hal, seperti:

* Profil Desa Cikoneng
* Potensi Desa Cikoneng
* Berita dan informasi terbaru
* Artikel-artikel menarik
* Dan masih banyak lagi

Saya sangat encourage kalian semua untuk mengunjungi website ini dan membagikannya kepada teman, keluarga, dan kerabat. Dengan membagikan website ini, kita bisa memperkenalkan Desa Cikoneng kepada dunia dan membuat desa kita semakin dikenal.

Selain itu, di website ini juga terdapat berbagai artikel menarik yang bisa kalian baca. Artikel-artikel ini membahas berbagai topik, seperti:

* Sejarah Desa Cikoneng
* Kebudayaan Desa Cikoneng
* Pariwisata Desa Cikoneng
* Dan masih banyak lagi

Dengan membaca artikel-artikel ini, kalian bisa menambah wawasan dan pengetahuan tentang Desa Cikoneng.

Yuk, kita bersama-sama berpartisipasi aktif untuk memajukan Desa Cikoneng. Mari kita kunjungi website www.cikoneng-ciamis.desa.id, bagikan kepada yang lain, dan baca artikel-artikel menarik yang ada di dalamnya.

Terima kasih banyak atas perhatian dan partisipasinya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.